Kabar Jashtis
Jashtis Open House
Kabar Jashtis
Oleh Ina Sholihah Widiati   
Senin, 30 Agustus 2010 04:43


 

      Ramadhan, Kawah Candradimuka Ketaqwaan, begitulah tema yang diusung dalam Jashtis Open House (Buka bersama Jashtis dengan UKM lain dan sponsor) tahun ini.

 

      Ramadhan adalah bulan dimana jiwa serta raga kita diuji untuk menjadi lebih baik. Ramadhan ini layaknya kawah candradimuka. Dalam kisah pewayangan, kawah candradimuka adalah suatu tempat untuk ‘memaksa’ dan ‘mengubah’ orang-orang yang dilatih. Dikisahkan, Gathot Kaca sebelum menjadi ‘otot kawat balung wesi’ (Otot kawat tulang besi), dilatih terlebih dahulu di dalam kawah ini. Hingga akhirnya setelah keluar dari kawah Candradimuka, lahirlah sosok hebat seperti Gathot Kaca.


     Begitulah perumpamaan bulan Ramadhan. Bulan dimana umat Islam diuji keimanannya. Hingga akhirnya siapa yang lulus akan bertambah ketakwaannya. Dan takwa inilah salah satu tujuan dari Ramadhan. Yang menjadi pertanyaan untuk direnungkan adalah puasa kita sudah berkualitas atau belum? Apakah kita benar-benar dibersamai Allah? kalau niat kita untuk Allah tentu kita akan melakukan segala sesuatunya dengan sempurna.


Berikut adalah beberapa keutamaan bulan Ramadhan;

  • Barang siapa yang sholat malam (tarawih) maka akan di hari akhir akan diampuni dosa-dosanya.

  • Membaca Al-Qur’an satu huruf dihargai dengan satu pahala.

 

     Dan masih banyak lagi keutamaan-keutamaan lainnya. Maka dari itu, beberapa orang akan menghentikan atau mengurangi aktivitas sehari-harinya untuk beribadah di bulan Ramadhan. Karena Ramadhan ini bukanlah bulan untuk bersantai. Meski banyak sekali ditemui orang-orang yang justru bermalas-malasan di bulan Ramadhan dengan alasan puasa. Kalau digali lebih dalam lagi, justru Ramadhan ini adalah bulan untuk bersungguh-sungguh dalam ibadah. Karena pada dasarnya tugas kita di dunia ini adalah untuk beribadah.

 

     Banyak aktivitas yang bisa dilakukan di bulan Ramadhan hingga tidak ada lagi alasan bermalasan. Misalnya saja dengan mencari ilmu dengan mengikuti kajian-kajian atau mungkin pesantren kilat. Dengan begitu, akan semakin kuat diri kita juga akan melatih kita untuk bersabar.

 

     Selain itu, hendaknya kita juga bersungguh-sungguh dalam beribadah. Barang siapa yang bersungguh-sungguh maka akan terasa nikmatnya. Begitu juga dengan Ramadhan, kalau kita bersungguh-sungguh dalam Ramadhan ini, maka kita akan merasakan nikmatnya Ramadhan.

 

Sumber : Jashtis Open House bersama ust. Arif Jatmiko

Selasa (24/8/2010) pukul 16.00 di Basement gd 2 STMIK AMIKOM YK

 

 
Jogja I’m Coming (JIC)
Kabar Jashtis
Oleh Mukhti Nuryani   
Jumat, 30 Juli 2010 11:40


 

     Menjadi mahasiswa baru bukanlah hal yang mudah. Diperlukan adanya tips dan trik agar sukses menjadi mahasiswa. Mahasiswa bukan lagi anak sekolahan yang melulu belajar di kelas. Interaksi dengan masyarakat kampus dan luar kampus sangat diperlukan sebagai bekal bermasyarakat yang sesungguhnya. Hal ini dapat diwujudkan lewat organisasi kampus. Sukses tidak hanya study oriented, berorganisasi sangat diperlukan untuk mengembangkan jiwa sosial mahasiswa.


      Kalimat-kalimat tersebut merupakan penggalan materi yang disampaikan oleh ustadz Arief Jatmiko dalam acara Jogja I’m Coming (JIC) Part I Ahad lalu, tanggal 11 Juli 2010. Acara yang bertempat di basement Gedung II Graha STMIK Amikom Yogyakarta ini meriah dihadiri oleh mahasiswa baru Amikom angkatan 2010. Suasana makin atraktif ketika sang ustadz menambahkan beberapa permainan penggugah semangat.

 

     Selain penyampaian materi oleh ustadz Arief Jatmiko yang menambah motivasi, JIC Part I juga diisi dengan materi dari Ustadz Fauzan-Fathul Jihad yang aplikatif. Dalam kesempatan ini, Ustadz Fauzan menyampaikan kiat-kiat praktis meraih kesuksesan yang meliputi :

 
UKI JAHSTIS Yogyakarta Terbitkan Minimagz Garnish
Kabar Jashtis
Oleh Hendra Sugiantoro   
Jumat, 16 Juli 2010 22:28

    

 

     “Ketika masa depan ditentukan oleh sebuah pengumuman yang mengharuskanku mengambil keputusan meninggalkan kampung halaman, tak ada lagi pilihan untuk mundur. Di sinilah semuanya berawal. Langkah pertama yang kuambil ketika kaki pertama kali menginjak tanah yang baru, itulah awal mula mimpiku. Kini aku harus siap memulai dunia baru, di daerah baru, dengan orang-orang baru, dan tentu dengan semangat baru yang menggebu. Semangat baru untuk menuntut ilmu.â€


     Kalimat-kalimat di atas merupakan penggalan dari tulisan yang dianggit Mukhti Nuryani dalam Minimagz Garnish. Majalah kecil ini diterbitkan oleh Divisi Media Informasi Unit Kerohanian Islam (UKI) Jama’ah Shohwatul Islam (JAHSTIS) STMIK Amikom Yogyakarta. Mungkin kita akan bertanya maksud dari penggalan kalimat di atas. Untuk mencari jawab, awalnya kita hanya bisa menafsirkan semata. Tafsiran itu bisa benar dan bisa juga keliru sebelum membaca tulisan utuhnya.

 
DESAIN SERAGAM UKI JASHTIS 2010
Kabar Jashtis
Oleh admin   

Desain Seragam UKI Jashtis Akhwat

 

 

 
Kabar Jashtis
Oleh Erlinda   
Selasa, 22 Juni 2010 03:07
???????

 

     Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu', (yaitu) orang-orang yang meyakini, bahwa mereka akan menemui Tuhannya, dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya. (QS. Al Baqarah : 45-46)

 

     Masjid kampus Amikom hari Sabtu 12 Juni 2010 yang lalu, dipenuhi oleh jamaah yang mengikuti acara Training Sholat Khusyuk. Acara yang diselenggarakan oleh Jamaah Shohwatul Islam ini mendapatkan antusias penuh dari para peserta. Tampil sebagai pembicara, ustadz Abu Sangkan menyampaikan bahwa shalat merupakan dialog antara seorang hamba dengan Tuhannya. Oleh karena itu seorang hamba haruslah sadar siapa dirinya di hadapan Tuhannya, sadar dengan siapa dia sedang berdialog, serta sadar maksud dan tujuannya berdialog dengan Tuhannya.

 

     Iwan Subhan selaku ketua panitia Training Sholat Khusyuk berharap agar acara ini dapat kembali meningkatkan semangat ibadah kita, terutama sholat kita dan ukhuwah kita.

 
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 Berikutnya > Akhir >>

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL

Berita terbaru

KONTRIBUSI UMAT ISLAM DALAM DUNIA IT
02 September 2010
article thumbnail      Tidak dapat dipungkiri perkembangan teknologi sangat cepat dan mempunyai persaingan yang ketat. Sama halnya dalam dunia internet, kita umat Islam masih sangat terbelakang...
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday122
mod_vvisit_counterYesterday174
mod_vvisit_counterThis week627
mod_vvisit_counterLast week1502
mod_vvisit_counterThis month1432
mod_vvisit_counterLast month6334
mod_vvisit_counterAll days30495

We have: 1 guests online
Today: 08 Sep, 2010