latest Post

Solusi Mengatasi Kerasnya Hati

Keras hati adalah adanya rasa tidak peduli terhadap kesusahan orang lain. Seseorang yang hatinya mengalami kondisi tersebut tidak merasakan kepedihan dan penderitaan orang lain. Sumber keras hati ini adalah karena ia dikalahkan oleh kekuatan buas hawa nafsunya.

Ketika seseorang telah merasakan hal tersebut hendaknya diobati karena jika dibiarkan terus menerus maka Allah akan mengeraskan hatinya seperti batu seperti dalam firmannya surat Al-Maidah ayat 13 yang berisi,
“(Tetapi) karena mereka melanggar janjinya, Kami kutuk mereka dan Kami jadikan hati mereka keras membatu.” (Qs. Al Maidah:13)

masjid
Solusi Mengatasi Kerasnya Hati
Meskipun sulit mengobati “penyakit” seperti ini, hendaknya tetap berusaha menghidupkan lagi hati yang telah mengeras. Diantara terapi yang dianjurkan oleh syariat Islam adalah:

1. Membaca Al-Qur’an dan Mentadabburinya, sebagaimana dijelaskan dalam fimran Allah yang artinya:
“Kalau sekiranya kami turunkan Al-Qur’an ini kepada sebuah gunung, pasti kamu akan melihatnya tunduk terpecah belah disebabkan ketakutannya kepada Allah, dan perumpamaan-perumpamaan itu Kami buat untuk manusia supaya berfikir.” (Al-Hasyr:21)
Tadabbur Al-Qur’an membawa kita mengenal Allah, mengagungkan-Nya. Demikian juga ketika membaca ayat-ayat yang menjelaskan orang-orang terdahulu dan keadaan mereka, baik yang mukmin ataupun yang kafir dan bagaimana balasan mereka membuat kita selalu ingat kepada Allah SWT.

2. Dzikir kepada Allah, sebab dengan dzikir hati akan menjadi tenang dan tentram, sebagaimana dijelaskan dalam firman Allah,
“Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tentram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenang” (Ar-Ra’d:28)

3. Introspeksi diri (Muhasabah) dan bertaubat dari dosa yang diakukan, sebagaimana titunjukkan Rasullah dalam sabda beliau, “Orang yang pintar adalah orang yang mengintrospeksi diri dan beramal untuk persiapan setelah kematian dan orang yang lemah adalah orang yang mengikuti hawa nafsunya.” (Riwayat At-Tirmidzi). Tentunya hal ini dibarengi dengan taubat yang dapat membersihkan hati dan mensucikannya dari semua kegelapan dan hitamnya dosa.

4. Berteman, bergaul dan meniru orang-orang yang salih serta berjalan di atas jalan mereka. Hal itu karena orang yang shalih akan mengajak seseorang untuk berbuat kebaikan bila imannya sedang lemah dan mengingatkannya apabila lupa serta mengajarinya bila ia belum tau.

Demikianlah sebgaian terapi dan obat bagi kalbu yang sudah mengeras yang dijelaskan oleh syariat Islam. Selain mengobati hati yang mengeras, juga berfaedah bagi kesehatan tubuh, sebab sehatnya kalbu berpengaruh pada kesehatan anggota tubuh lainnya.
Mari berjuang!

(Ustadz Kholid Syamhudi, Lc) Disadur dari Majalah Elfata Edisi 02 Vol.10/ 2010

About Medinfo UKI Jashtis

Medinfo UKI Jashtis
Recommended Posts × +

0 comments:

Post a Comment